Admin FORKOMPROMI
Bekerjasama dengan Universitas Terbuka dan FORKOMPROMI serta Jeramba Ilmu Sukses, Forum Manajemen Indonesia (FMI) Korwil Sumsel menyelenggarakan International Conference on Business, Economics & Management (ICBEM) yang ketiga.
Konferensi internasional ini diselenggarakan pada hari Rabu, 17 Desember 2025 secara online melalui platform Zoom. Mengusung tema Navigating the Future of Business: Digital Technology, Financial Innovation and Green Economics, ICBEM kali ini berusaha mengangkat tema yang penting untuk masa depan dunia bisnis seperti inovasi dalam bidang keuangan, integrasi teknologi dalam bisnis serta ekonomi hijau yang ramah lingkungan.
3rd ICBEM berlangsung selama sekitar 6 jam, dengan dua sesi utama yaitu paparan pada keynote speakers, kemudian dilanjutkan dengan parallel session para peserta untuk mempresentasikan paper yang telah di-submit sebelumnya. Adapun keynote speaker yang diundang ialah Professor Siti Nabiha dari Universiti Sains Malaysia, Dr. Devmali Perera dari The Open University UK, serta Presiden Forkompromi sendiri yaitu Sri Yusriani, MM. dari USM – Malaysia - Denmark.

Dalam paparannya, Kak Sarah mengangkat tema resiliensi individual dalam situasi darurat yang dinilai penting dimiliki dalam menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam. Resilience dapat menjadikan seseorang cepat tanggap dan mampu mengambil tindakan dan keputusan yang tepat saat terjadi bencana.
Saat bencana terjadi, alur tindakan yang tepat adalah menenangkan diri sendiri, kemudian mengumpulkan orang-orang di sekitar seperti anggota keluarga terdekat, lalu menyiapkan barang penting dalam satu tas serta recheck kondisi sekitar. Setelahnya, ia harus mempertahankan “sistem” yang telah ia bangun hingga masa darurat usai.
Hal tersebut tentunya hanya dapat didapat dengan menanamkan self-efficacy sebelumnya pada diri sendiri, agar kondisi diri secara mental maupun fisik tidak mudah goyah oleh situasi yang sedang terjadi.

Selepas waktu istirahat yang menjadi penutup sesi keynote speaker, para peserta yang telah mendaftarkan artikel mereka mulai melakukan presentasi atas artikel terkait pada sesi paralel. Terdapat 34 artikel yang terdaftar untuk ditampilkan pada 6 ruangan paralel yang tersedia, dan di antara artikel-artikel tersebut terdapat beberapa hasil karya anggota FORKOMPROMI juga yang dipresentasikan.


Diharapkan ke depannya, ICBEM dapat terus diselenggarakan sehingga para akademisi, peneliti, praktisioner serta para pembuat kebijakan dapat terus berkumpul dan terlibat dalam dialog antardisiplin dalam rangka transformasi bisnis global. Kegiatan seperti ini diperlukan di tengah cepatnya transformasi digital, berkembangnya sistem finansial serta usaha global untuk menciptakan ketahanan atau sustainability.
*Kak Sarah, Graduate School of Business, Riset Kak Sarah tentang Global Strategic Organizational Behaviour dalam Creativity and Entrepreneurship serta Community Empowerment, USM – HRM practitioner, Denmark. Peraih Training Edu Erasmus Plus Uni Eropa, Sept 2024- March 2025, GSB global FoC 2025 Awardee Shizenkan-IESE Tokyo-Barcelona Jan-April 2025
Kak Sarah juga merupakan Tutor/ Dosen Pengampu pada Mata Kuliah Manajemen Operasi Jasa, Operations Research, SDM - FEB Universitas Terbuka, dan Presiden Forkompromi (Forum Komunikasi & Kreativitas Prodi MM Mahasiswa & Alumni 2023-2027).
