Login
Menjadi Bagian dari Perubahan Besar Bersama GALERI PTJJ UT dan UIGM National Meeting 2025

Tim Forkompromi

Dengan mengusung tema “Changing the Perspective of Higher Education Towards Innovation & Sustainable Campus”, Universitas Terbuka berkolaborasi dengan UI GreenMetric (UIGM) menyelenggarakan Gelar Hasil Riset dan Inovasi Pendidikan Terbuka Jarak Jauh (GALERI PTJJ) UT dan UI GreenMetric (UIGM) pada tanggal 23-25 September 2025.

Acara yang diselenggarakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) Universitas Terbuka Pusat Pondok Cabe, Tangerang Selatan ini dihadiri oleh sejumlah pihak yang mewakili institusi vital dalam dunia dikti termasuk 53 perwakilan perguruan tinggi, narasumber nasional dan internasional, alumnus UT serta pihak mitra industri terkait dengan tema kegiatan. Adapun pihak-pihak terkait diantaranya ialah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Negeri Surabaya, Universitas Padjajaran, BAPPEDA Provinsi Banten Kertabumi Recycling Center, Nusantara TV serta Telkomsat.

Sambutan pertama disampaikan oleh Prof. Dewi Artati Padmo Putri selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UT. Prof. Dewi menyampaikan bahwa tema yang dipilih pada acara ini bertujuan agar dapat terciptanya ruang kolaborasi lintas sektor yang strategis guna terciptanya pendidikan tinggi inovatif serta berkelanjutan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria menekankan bahwa inovasi terbuka merupakan hal yang sangat penting, serta solusi keberlanjutan harus diiringi oleh transformasi digital. Salah satunya adalah penggunaan generative artificial intelligence (genAI) dalam beragam bidang termasuk pendidikan tinggi. Pada topik ini Nezar mengingatkan bahwa penggunaan AI seringkali bermasalah seperti halusinasi data, pemberian footnote yang tidak pernah ada serta isu-isu plagiarisme, sehingga pengguna harus menyikapi dengan bijak atas penggunaan kecerdasan buatan ini.

Lanjutnya, Nezar menyatakan bahwa kehadiran kampus semestinya menjadi pusat lahirnya inovasi yang nyata, bukan hanya hadir sebagai pencetak lulusan akademisi yang unggul.

Wakil Rektor 1 Universitas Terbuka, Prof. Rahmat Budiman yang mewakili Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ali Muktiyanto menyampaikan sambutan dengan pernyataan bahwa acara ini adalah bentuk komitmen UT dalam mendukung SDGs atau Sustainable Development Goods. Pengembangan inovasi dalam dunia pendidikan tinggi ini diselenggarakan dalam ruang yang menjadi bagian dari Gelar Hasil Riset dan Inovasi Pendidikan Terbuka Jarak Jauh (GALERI PTJJ) yang berlangsung di kampus UT.

Membangun Dengan Kolaborasi Berbagai Pihak

Sebagai universitas yang memiliki visi pengembangan pendidikan tinggi yang berkelanjutan dan inklusif, UT melalui program seperti GALERI PTJJ dan UIGM National Meeting 2025 ini menyediakan tempat untuk terbentuknya kolaborasi efektif dalam pencapaian visi tersebut.

Beragam pihak yang dipertemukan dalam event ini mengusung konsep sinergi lima unsur penting (pentahelix), yaitu akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas serta media. Dalam rangkaian acara ini, terdapat showcase sejumlah 33 stand inovasi dosen dan mahasiswa, pameran teknologi pendidikan jarak jauh, energi bersih, digitalisasi kampus, serta praktik ramah lingkungan.

Pada acara ini, UT menandatangani MoU kerja sama strategis dengan Telkomsat dalam bidang pendidikan, penelitian, dan layanan digital. Penandatangan MoU juga dilakukan dengan Nusantara TV untuk siaran edukatif, publikasi, sponsor dan pelatihan serta MoU lainnya dengan mitra seperti BSI untuk sustainability finance, Kertabumi untuk daur ulang dan energi bersih, serta pemerintah daerah.

Komitmen Berkelanjutan

UT dalam upayanya untuk terus beradaptasi terhadap teknologi pendidikan yang terus berkembang, akan lebih mengintegrasikan penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence dalam proses pembelajaran serta pengelolaan pendidikan dan penelitian guna meningkatkan efektifitas serta efisiensi untuk dapat lebih menjangkau mahasiswa di seluruh Indonesia.

Dr. Vishnu Juwono, Ketua UI GreenMetric menyebutkan bahwa sudah lebih dari 1.477 perguruan tinggi dari 95 negara telah mengikuti program yang sudah berjalan lebih dari 15 tahun ini. Forum seperti ini diharapkan dapat meningkatkan jejaring antar universitas di Indonesia sehingga dapat berkontribusi dan bersaing pada isu sustainability dunia.

Penguatan kualitas pendidikan berlandaskan konsep Sustainable Campus dengan mengutamakan pengelolaan yang bijak terhadap sumber daya alam dan sistem integrasi pendidikan tinggi yang ramah lingkungan juga menjadi fokus utama UT. Prof. Dr. Ali Muktiyanto sebagai Rektor UT mengatakan bahwa acara ini merupakan momen penting bagi UT untuk mendorong visi dalam pendidikan tinggi yang ramah lingkungan dan berdaya saing global.

Acara ditutup dengan Green Breath Activity dalam bentuk penanaman pohon Tabebuya serta Cengkeh di lingkungan kampus UT. Adapun tanaman-tanaman tersebut dipilih sebagai perlambang keindahan, harapan, serta keberlanjutan dan ketahanan sekaligus wujud kontribusi nyata pada kesejahteraan masyarakat.